Desa Jambearjo Kembali Ikuti Lomba Keterbukaan Informasi Publik 2025: Komitmen Transparansi yang Konsisten
- Jul 31, 2025
- Siswanto
Malang, 31 Juli 2025, Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diikuti oleh ratusan badan publik dari berbagai tingkatan, termasuk pemerintah desa. Salah satu peserta yang menjadi sorotan adalah Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, yang untuk ketiga kalinya secara berturut-turut mengikuti lomba ini setelah sebelumnya masuk dalam nominasi desa terbaik dalam keterbukaan informasi publik.
Kegiatan monev ini bertujuan untuk mengukur implementasi keterbukaan informasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta mendorong badan publik untuk lebih akuntabel, transparan, dan partisipatif dalam tata kelola pemerintahan.
Kepala Desa Jambearjo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keikutsertaan kembali dalam ajang ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan desa untuk membangun pemerintahan yang terbuka dan partisipatif. “Kami tidak hanya ingin mengejar prestasi, tetapi lebih dari itu, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Jambearjo mendapatkan haknya atas informasi, serta bisa terlibat aktif dalam pembangunan desa,” ujarnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Jambearjo berhasil menembus nominasi desa terbaik berkat inovasi dalam pengelolaan website desa, transparansi anggaran Dana Desa, serta penyediaan akses informasi layanan publik yang responsif. Tahun ini, desa tersebut kembali menyuguhkan pembaruan dalam sistem informasi desa berbasis digital, peningkatan kapasitas petugas layanan informasi, serta optimalisasi pemanfaatan media sosial resmi untuk menyebarluaskan informasi publik.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa monev ini tidak semata-mata kompetisi, tetapi merupakan sarana evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi di badan publik. “Desa-desa seperti Jambearjo menjadi contoh baik bagaimana semangat keterbukaan bisa diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat akar rumput,” katanya.
Hasil monev tahun ini dijadwalkan akan diumumkan pada akhir tahun, bersamaan dengan pemberian penghargaan bagi badan publik terbaik di berbagai kategori. Keikutsertaan Desa Jambearjo untuk ketiga kalinya ini diharapkan tidak hanya memperkuat budaya transparansi di internal desa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Timur.