Kolaborasi Pengentasan Stunting
- Oct 04, 2023
- AyusMsf
WARTA JAMBE, Jambearjo - Dalam rangka Keseriusan Pemerintah desa Jambearjo pada Pengentasan Stunting, mendatangkan anggota DPRD Kabupaten Malang dengan Kegiatan FGD ( Forum Group Discussion) dengan Tema " Peningkatan kualitas sinitasi lingkungan sebagai upaya pencegahan Stunting", Rabu ( 04/10/2023) Bertempat di balai desa.
Berbicara stunting, tidak hanya tanggung Jawab pemerintah desa, namun juga tanggung jawab pemerintah kabupaten dan pusat sesuai dengan peraturan perpres 72 /2021 terkait percepatan penurunan stunting. Kini Desa Jambearjo, di tahun 2023 ini, menjadi Desa Lokus stunting sesuai SK yang berikan oleh pihak pemerintah Kabupaten, sebab angka stuntingnya mengalami peningkatan yang sangat signifikan di bandingkan pada tahun 2022, karena jumlah balita stunting berjumlah 11 anak, kemudian pada tahun 2023 ini meningkat menjadi 27 anak.
Penyebab stunting itu terjadi disebabkan banyak faktor yang mempengaruhinya, baik lingkungan dan tidak lebih penting faktor internal, ialah batin ibu ketika waktu menjalani kehamilan.
"Faktor psikoligis ibunya ketika hamil dapat berdampak yang cukup terhadap janin yang dikandungnya jika, ibunya mengami tekanan batin, stress dan banyak pikiran karena gelisah" ujar Anggaota Desa Bapak Sodikul Amin
Kemudian dia menambahkan bahwa "faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi lebih banyak terhadap perkembangan balita, terutama pada pola makan yang kurang bergizi" Ungkapnya dewan kelahiran pujon itu.
Melanjutkan "Berbagai upaya luar biasa telah dilaksanakan untuk pengentasan stunting akan tetapi, masih mengalami peningkatan, mari kita tengok lingkungan sekitar kita perhatikan sanitasinya, karena sanitasi yang buruk juga salah satu faktor penyebab stunting dan kita datangi juga langsung balita stuntingnya, apakah benar-benar dalam kondisi stunting atau hanya salah data" Pungkasnya pak Sodikul yang juga kyai itu
Senada dengan bapak Moch Saiful Effendi bahwa "foktor yang mempengaruhi stunting, bisa kekurangan asupan Gizi dengan penyebabnya yaitu daya beli keluarga, dan pengetahuan akan gizi kurang memahaminya". ujarnya.
Lanjutkan menambahi "Balita stunting juga dapat dilacak pada riwayat waktu kehamilannya, yaitu pada usia hamil, hamil dengan KEK ( kurang energi kronik) kadar Hb serta frekuensi antenatal care, kemudian praktek pengasuhan yang kurang baik serta kurang akses air bersih dan sanitasi" Pungkasnya dewan yang angkrap dipanggil saiful.
Sementara pemerintah desa sudah memberikan anggaran yang luar biasa, dengan berbagai macam upaya penanganan dan pencegahan telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa, diantaranya adalah pemberian PMT (pemberian makanan tambahan) pada saat posyandu, pemberian PMT khusus bagi balita stunting dan BUMIL KEK (Kekurangan energi kronis), pendampingan pada calon pengantin, pendampingan BUMIL, dan pendampingan pasca persalinan oleh kader TPK, diadakan kelas ibu hamil & kelas ibu balita dan masih banyak lagi program yang sudah dilaksanakan.
Acara FGD tersebut, turut pula hadir Bapak CAMAT, KAPOLSEK, DANRAMIL, Angota DPR Bpk Sodikul Amin ( Wakil ket. DPRD kota Malang), Bpk Moch saiful efendi( Ketua komisi IV), Bpk Agustinus Surya Prihanta (Anggota komisi I), Ibu Sih Purwaningtyastuti (Anggota Komisi II), beserta yang hadir pula Ibu Ketua TP PKK, Bidan & Perawat Desa serta kader2 terpilih, tokoh masyarakat, serta pendamping desa dan pendamping lokal desa.
Dengan dilaksanakannya berbagai program dan usaha penanganan dan pencegahan stunting harapannya pada akhir tahun 2023 balita stunting sudah tidak ada lagi di Desa Jambearjo - zero stunting sebab mencegah stunting itu penting, [ayus]