Warga dan Pemerintah Desa Jambearjo bersedih atas Penutupan dan Perpisahan Mahasiswa KKN UT Malang
- Jul 29, 2025
- Siswanto
Malang, 31 Juli 2025 — Setelah satu bulan penuh melaksanakan program pengabdian di tengah masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Terbuka (UT) Malang resmi mengakhiri masa tugas mereka di Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, dalam sebuah acara penutupan dan perpisahan yang digelar sederhana namun penuh makna, pada Rabu (30/7).
Sebanyak 12 mahasiswa KKN yang tergabung dalam kelompok ini telah melakukan berbagai aktivitas sosial dan edukatif sejak awal Juli lalu. Program kerja prioritas yang mereka usung berfokus pada pemetaan geografis wilayah desa serta pendokumentasian dan pengenalan budaya masyarakat Desa Jambearjo, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap perencanaan pembangunan desa berbasis data.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jambearjo, mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para mahasiswa yang telah terlibat aktif bersama masyarakat. “Kehadiran adik-adik mahasiswa UT Malang memberi semangat baru bagi desa kami, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi untuk pemetaan wilayah dan pelestarian budaya lokal. Ini sangat bermanfaat bagi proses perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Sebagai penanda kenangan dan bentuk kontribusi ilmiah, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Universitas Terbuka menyerahkan cinderamata berupa Peta Geografis Desa Jambearjo yang telah dibuat oleh tim mahasiswa selama kegiatan KKN. Peta tersebut disusun berdasarkan observasi lapangan, wawancara dengan warga, serta pengolahan data spasial berbasis teknologi informasi.
“Peta ini bukan sekadar simbol kenangan, tetapi harapan kami agar dapat digunakan oleh Pemerintah Desa sebagai bahan perencanaan tata ruang dan identifikasi potensi wilayah,” ujar DPL dalam sambutannya.
Selama sebulan, para mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti kelas literasi digital, pengumpulan data budaya lokal, serta diskusi warga terkait sejarah desa. Dokumentasi budaya yang mereka kumpulkan rencananya akan disusun dalam bentuk digital untuk dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat dan generasi muda.
Acara perpisahan ditutup dengan pertunjukan kesenian lokal dan sesi ramah tamah antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat. Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti momen perpisahan ini, menandai berakhirnya masa pengabdian yang singkat namun berkesan.
Dengan penutupan ini, Universitas Terbuka Malang kembali menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan masyarakat melalui program KKN yang relevan dan berdampak langsung.