Warga Jambearjo gembira : Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Sembako
- Jul 30, 2025
- Siswanto
Malang, 31 Juli 2025 — Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat, Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, pada Selasa (30/7).
Bantuan ini menyasar puluhan keluarga yang tergolong dalam kategori rentan dan kurang mampu, serta warga lanjut usia yang terdampak kondisi sosial ekonomi pasca pandemi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok. Setiap paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Balai Desa Jambearjo, disaksikan oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Malang. Warga yang hadir tampak antusias dan mengapresiasi bantuan yang diberikan.
Kepala Desa Jambearjo, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada warganya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk rakyat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga,” ungkapnya.
Perwakilan dari Kementerian Sosial dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyaluran sembako ini merupakan bagian dari program Bantuan Sosial Reguler dan Responsif Tahun 2025, yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat desa dan memperkuat solidaritas sosial.
Selain distribusi bantuan, kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi singkat mengenai akses layanan sosial, pentingnya data kependudukan yang valid, serta edukasi tentang perlindungan sosial berbasis keluarga dan komunitas.
Warga penerima bantuan merasa terbantu dengan adanya program ini. “Alhamdulillah, sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi sekarang harga-harga sedang naik,” ujar Ibu Sumarni, salah satu warga penerima manfaat.
Dengan adanya bantuan sembako ini, Pemerintah Desa Jambearjo berharap akan semakin banyak sinergi antara pusat dan desa dalam membangun kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.