Wujudkan Pemuda Tangguh Generasi Bersih, Dispora Jatim Ajak Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Bergerak dari Literasi ke Aksi

  • Nov 21, 2025
  • WartaJambe

Pasuruan, 19 November 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat barisan pertahanan terhadap ancaman narkotika di kalangan generasi muda. Melalui program "Pembinaan Kader Pemuda Anti Narkoba", Dispora Jatim mengusung semangat baru dengan tema besar: "Pemuda Tangguh Generasi Bersih: Dari Literasi Menuju Aksi".
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk merespons tantangan penyalahgunaan narkoba yang kian dinamis. Tidak sekadar memberikan pemahaman teoritis, Dispora Jatim mendorong para kader muda untuk bertransformasi menjadi agen perubahan yang proaktif di lingkungannya masing-masing.

Dalam pembinaan ini, para peserta yang terdiri dari perwakilan organisasi Kader Pemuda Inti Anti Narkoba ( KIPAN )  se-Jawa Timur dibekali dengan pemahaman mendalam (literasi) mengenai bahaya narkoba, modus operandi peredaran gelap, hingga aspek hukum yang berlaku. Namun, titik berat kegiatan ini terletak pada implementasi "Aksi".

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Kadispora Jatim Dr. M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP, M.Si, CIPA, menegaskan bahwa mengetahui bahaya narkoba saja tidak lagi cukup. "Era digital menuntut pemuda tidak hanya pasif menerima informasi. Tema 'Dari Literasi Menuju Aksi' ini adalah panggilan tugas. Kami ingin kader-kader ini setelah pulang tidak hanya diam, tapi berani melakukan aksi preventif, edukasi teman sebaya (peer educator), dan menciptakan lingkungan yang imun terhadap narkoba," ujar pihak Dispora Jatim. Bahkan Dalam penutupannya, Kadispora Jatim, juga menambahkan bahwa sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja para kader dan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah, pihaknya berencana akan menggelar "KIPAN AWARD".
​"Kami akan segera mewujudkan 'KIPAN AWARD' sebagai wadah penghargaan bagi daerah-daerah yang berhasil melakukan aksi pencegahan terbaik. Kami tegaskan, acara ini nantinya wajib dihadiri oleh Kepala Daerah dari perwakilan daerah masing-masing sebagai bentuk dukungan dan pertanggungjawaban politik terhadap terciptanya Jawa Timur Bersih Narkoba," tutup Kadispora.

Konsep "Pemuda Tangguh" yang diusung dalam pembinaan ini merujuk pada ketahanan mental dan karakter pemuda Jawa Timur. Di tengah gempuran gaya hidup hedonisme dan tekanan sosial, kader anti narkoba diharapkan memiliki mental baja untuk berkata "tidak" dan mempengaruhi sekitarnya untuk melakukan hal positif.
Materi pembinaan meliputi:
 •Literasi Digital & Hukum: Memahami penyebaran narkoba via daring dan konsekuensi hukumnya.
 •Public Speaking & Advokasi: Melatih kader untuk berani menyuarakan kampanye anti narkoba secara persuasif.
 •Penyusunan Rencana Aksi Daerah: Merancang program kerja nyata yang bisa diterapkan di komunitas masing-masing pasca pelatihan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi saat sesi diskusi, di mana mereka merumuskan strategi kampanye kreatif melalui media sosial dan pendekatan komunitas.
Dispora Jatim berharap, output dari pembinaan ini adalah lahirnya jejaring penggiat anti narkoba yang solid di seluruh kabupaten/kota. Dengan demikian, visi mewujudkan "Jawa Timur Bersih Narkoba" dapat dicapai melalui tangan-tangan pemuda yang tangguh, cerdas, dan berintegritas.
Langkah ini membuktikan komitmen pemerintah provinsi bahwa pemuda adalah aset terbesar bangsa yang harus dijaga, dibina, dan diberdayakan demi masa depan Indonesia Emas.